Minggu, 27 Juni 2010

Alat musik tradisional Korea

Alat musik tradisional Korea adalah kumpulan alat musik yang berasal dari Korea.

Alat musik Korea terdiri lebih dari 60 jenis dan telah diwariskan dari generasi ke generasi. Alat musik yang banyak dimainkan antara lain gayageum (kecapi 12 senar) dan geomungo (kecapai 6 senar).Keduanya diperkirakan telah dimainkan di Korea sejak abad ke-6. Alat musik yang lainnya adalah 3 alat musik gesek dan alat musik bambu dari kerajaan Silla Bersatu, alat musik istana Dinasti Joseon dan sebagainya.

Alat musik rakyat asli Korea telah berkembang sejak masa prasejarah sampai masa Silla Bersatu (668-935). Pada masa Tiga Kerajaan (57 SM – 668) beberapa jenis alat musik dari Asia Tengah diperkenalkan ke Korea. Alat musik Cina dari Dinasti Tang diperkenalkan di akhir periode Silla Bersatu dan dari Dinasti Song pada masa Dinasti Goryeo (918-1392) sehingga meningkatkan jumlah alat musik Korea. Para musisi Korea dapat melakukan eksperimen dengan alat-alat musik tersebut. Alat-alat musik Cina lama kelamaan diadaptasi menjadi alat musik Korea pada masa Dinasti Joseon (1392-1910).

Alat musik Korea dapat dibedakan menjadi alat musik asli Korea (Hyang), Cina (Tang) dan alat musik istana.

>Alat musik petik

"Hyang"

* Gayageum adalah kecapi yang memiliki 12 buah senar dan ditemukan pada abad ke-6 di kerajaan Gaya. Gayageum dibagi menjadi 2 jenis, yakni sanjo dan jeongak. Sanjo gayageum digunakan untuk pementasan musik solo dan jeongak gayageum untuk pementasan musik orkestra.
* Geomungo adalah jenis kecapi yang memiliki 6 buah senar dan ditemukan di kerajaan Goguryeo. Jenis geomungo dibagi 2 jenis, yakni sanjo geomungo dan jeongak geomungo.

"Tang"

* Haegeum adalah rebab yang bersenar dua dan berasal dari Cina, namun telah diadaptasi menjadi alat musik Korea.
* Ajaeng kecapi gesek yang bersenar tujuh.Terdapat 3 jenis ajaeng yakni jeongak ajaeng, the sanjo ajaeng, dan daejaeng.

>Alat musik istana

* Geum adalah jenis kecapi bersenar tujuh.Geum digunakan dalam pementasan musik istana pada zaman Dinasti Joseon dan sekarang tak lagi digunakan.
* Seul adalah kecapi yang memiliki 25 buah senar dan saat ini tak lagi dimainkan. Alat musik ini digunakan dalam pementasan musik istana Dinasti Joseon.

"Barat"

* Yanggeum adalah jenis kecapi (dulcimer) yang berasal dari Eropa dan masuk dari Cina pada abad ke-18.

>Alat musk tiup

"Hyang"

* Daegeum adalah jenis suling besar yang merupakan salah satu dari tiga alat musik tiup yang berasal dari zaman Silla Bersatu selain Sogeum dan Junggeum.Daegeum terdiri atas sanjo dan jeongak.

* Sogeum adalah jenis suling kecil yang terbuat dari bambu. Alat musik ini banyak digunakan pada masa Dinasti Joseon. Model sogeum yang dimainkan saat ini adalah hasil rekonstruksi berdasarkan catatan kuno.
* Hyangpiri adalah jenis suling yang memiliki tujuh buah lobang dan biasa dimainkan pada pementasan musik orkestra dan solo.
* Chojeok adalah jenis suling yang dibuat dari jenis rumput dan populer dimainkan pada masa Dinasti Joseon.
[sunting]

"Tang"

* Dangpiri adalah jenis suling asal Cina yang serupa dengan hyangpiri namun berukuran lebih pendek.Dangpiri dimainkan dalam permainan musik Cina (Dang-ak).
* Tungso adalah jenis suling yang dimainkan secara vertikal. Tungso terdiri dari jeongak tungso dan sanjo tungso.
* Taepyeongso adalah jenis suling yang berbentuk kerucut dan diperkenalkan dari Cina di akhir abad ke-14. Taepyeongso dimainkan dalam permainan musik petani (pungmul).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar